Kamis, 10 Maret 2016

TAPAK SUCI MI MUHAMMADIYAH JOGONALAN JUARA UMUM

TAPAK SUCI MI MUHAMMADIYAH JOGONALAN JUARA UMUM 1 KEJUARAAN PENCAK SILAT IPSI TINGKAT SD/MI SE KABUPATEN BANTUL TAHUN 2015
Dalam kejuaraan Pencak Silat Pelajar Tingkat Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kabupaten Bantul Tahun 2015, yang diselenggarakan pada tanggal 13 s.d. Desember bertempat di SMA N 1 Sewon Bantul, MI Jogonalan berhasil meraih juara umum 1 dengan perolehan medali 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Pesilat Tapak Suci yang berhasil mendapat juara tersebut yaitu :

JUARA I KELAS B PUTRI                (28-30 kg)  atas nama  YAYANG PUNGKI ARISTA DEWI
JUARA I KELAS I PUTRI                 (42-44 kg)  atas nama  PUTRI AFIFAH NUR ISTIQOMAH
JUARA II KELAS J PUTRI               (44-46 kg)  atas nama  NURUL FADHILLAH
JUARA II KELAS BEBAS PUTRI        (50-52 kg)  atas nama  AZIZAH ELI SAFITRI
JUARA III KELAS C PUTRI            (30-32 kg)  atas nama  DWI APRI DANIA
JUARA III KELAS E PUTRA           (34-36 kg)  atas nama  INDRAJATI RAMADANI
JUARA III KELAS E PUTRI             (34-36 kg)  atas nama VONDA LISTIANA
JUARA III KELAS H PUTRI            (40-44 kg)  atas nama NUR HASANAH

   
               Kesuksesan tersebut diraih atas kerja keras dan kekompakan antara pelatih dan atlet yang didukung oleh pihak sekolah MI Muhammadiyah Jogonalan. Pelatih Tapak Suci Jogonalan ada dua yaitu Febri Nugroho dan Indah Susilowati. Untuk kedepannya semoga prestasi tersebut dapat bertambah dan lebih baik lagi.

Mendikbud Beri Apresiasi Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, menyatakan sangat mengapresiasi jika Pencak Silat dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan di Indonesia.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri perayaan Pawai Raya Pencak, dalam rangkaian acara Jambore Pencak, Minggu (31/05/2015) siang, di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta.
Anies mengatakan, pencak silat merupakan salah satu hal yang penting untuk dipelajari dalam pendidikan karakter bagi para pelajar di Indonesia.
Selain itu ia menyatakan, bahwa Pencak Silat adalah salah satu hal yang bisa melestarikan kebudayaan Indonesia.
"Pencak Silat pun mengajarkan karakter kinerja, yang mana di dalamnya mengajarkan kegigihan dan pantang menyerah. Jika hal ini terlatih sejak dini, akan berpengaruh pada semua hal, yang mana membentuk karakter individu yang pantang menyerah dalam hal apapun," ujar Anies dalam sambutannya.
 Mendikbud Beri Apresiasi Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan
Hal serupa disampaikan oleh Siswantoyo, Ketua IPSI DIY, yang hadir dalam perayaan Pawai Pencak tersebut. Ia mengatakan, pencak silat merupakan sebuah ilmu yang sesuai untuk pendidikan budaya dan karakter.
Selain itu, ia mengharuskan pencak silat dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan di Indonesia.
"Pencak silat bukan hanya untuk pendidikan beladiri saja, namun di dalamnya pun terdapat nilai-nilai pendidikan karakter dan kebudayaan," ungkap Siswantoyo dalam sambutannya.
Siswantoyo berharap, Pencak Silat segera dimasukan sebagai kurikulum wajib di dalam kurikulum pendidikan di Indonesia, dan ditanamkan sejak pendidikan sekolah dasar. (Septiandri Mandariana)

My Videos