A.
Belajar
dan Pembelajaran
1.
Belajar
Pengertian
belajar menurut kamus bahasa Indonesia adalah berusaha memperoleh kepandaian
atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh
pengalaman.
Ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :
a)
Adanya
kemampuan baru atau perubahan. Perubahan tingkah laku bersifat pengetahuan
(kognitif), keterampilan (psikomotorik), maupun nilai dan sikap (afektif).
b)
Perubahan
itu tidak berlangsung sesaat saja melainkan menetap atau dapat disimpan.
c)
Perubahan
itu tidak terjadi begitu saja melainkan harus dengan usaha. Perubahan terjadi
akibat interaksi dengan lingkungan. - belajar dan pembelajaran.
d)
Perubahan
tidak semata-mata disebabkan oleh pertumbuhan fisik/ kedewasaan, tidak karena
kelelahan, penyakit atau pengaruh obat-obatan.
Berikut beberapa faktor pendorong mengapa manusia memiliki keinginan
untuk belajar:
a)
Adanya
dorongan rasa ingin tahu.
b)
Adanya
keinginan untuk menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai tuntutan zaman
dan lingkungan sekitarnya.
c)
Mengutip
dari istilah Abraham Maslow bahwa segala aktivitas manusia didasari atas
d)
Kebutuhan
yang harus dipenuhi dari kebutuhan biologis sampai aktualisasi diri.
e)
Untuk
melakukan penyempurnaan dari apa yang telah diketahuinya.
f)
Agar
mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya.
g)
Untuk
meningkatkan intelektualitas dan mengembangkan potensi diri.
h)
Untuk
mencapai cita-cita yang diinginkan.
2. Pembelajaran
Istilah pembelajaran berhubungan erat dengan pengertian belajar dan
mengajar. Belajar, mengajar dan pembelajaran terjadi bersama-sama. Belajar
dapat terjadi tanpa guru atau tanpa kegiatan mengajar dan pembelajaran formal
lain. Sedangkan mengajar meliputi segala hal yang guru lakukan di dalam kelas.
Pengertian pembelajaran menurut kamus bahasa Indonesia yaitu proses, cara
menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Menurut Duffy dan Roehler (1989).
Pembelajaran adalah suatu usaha yang sengaja melibatkan dan menggunakan
pengetahuan profesional yang dimiliki guru untuk mencapai tujuan kurikulum.
Sedangkan, menurut Gagne dan Briggs (1979:3).
mengartikan instruction atau pembelajaran ini adalah suatu sistem yang
bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian
peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan
mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal. Undang-Undang
No. 23 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS Pembelajaran adalah proses interaksi
peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Ciri-ciri pembelajaran sebagai berikut :
a)
Merupakan
upaya sadar dan disengaja
b)
Pembelajaran
harus membuat siswa belajar
c)
Tujuan
harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum proses dilaksanakan
d)
Pelaksanaannya
terkendali, baik isinya, waktu, proses maupun hasilnya
3.
Perbedaan
Pembelajaran, Pengajaran, Pemelajar, dan Pembelajar
Pembelajaran adalah separangkat tindakan yang dirancang untuk
mendukung proses belajar siswa, dengan memperhitungkan kejadia-kejadian ekstrim
yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung
dialami siswa Pengajaran adalah proses, perbuatan, cara mengajar atau mengajarkan
perihal mengajar, segala sesuatu mengenai mengajar, peringatan tentang
pengalaman, peristiwa yang dialami atau dilihatnya belajar dan
pembelajaran.Pengajaran adalah kegiatan yang dilakukan guru dalam menyampaikan
pengetahuan kepada siswa. Pengajaran juga
diartikan sebagi interaksi belajar dan mengajar. Pengajaran berlangsung sebagai
suatu roses yang saling mempengaruhi antara guru dan siswa. Pemelajar adalah
orang yang melakukan pengajaran. Pembelajar adalah orang yang melakukan
pembelajaran.
B.
Pendidikam
Jasmani dan Olahraga
1.
Pengertian
Pendidikan Jasmani dan oOahraga
Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai
perorangan atau anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik
melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan jasmani,
kesehatan dan kesegaran jasmani, kemampuan dan keterampilan, kecerdasan dan
perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis dalam rangka pembentukan
manusia Indonesia berkualitas berdasarkan Pancasila Pendidikan jasmani dapat
diartikan juga sebagai suatu proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang
didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan
motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan
kecerdasan emosi. Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan
pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, jasmani, psikomotorik, kognitif,
dan afektif setiap siswa.
Sedangkan pengertian Olahraga memiliki berbagai macam arti , di
bawah ini merupakan berbagai macam pengertian dari olahraga tersebut :
a. Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan
atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi
jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat
dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan kegiatan jasmani yang
intensif untuk memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi puncak dalam
rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan
Pancasila.
b. Olahragaadalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana
untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak
(meningkatkan kualitas hidup)
c.Olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di
dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh
relevansi kemenangan dan prestasi optimal