Senin, 18 April 2016

GAYA MENGAJAR PENJAS KOOPERATIF


GAYA MENGAJAR PENJAS KOOPERATIF
“ESTAFET HULA HOOP"
A.      Cara Bermain
1.        Permainan ini dimainkan oleh 2 kelompok atau lebih.
2.        Setiap kelompok jumlahnya harus sama
3.        Setiap pemain berada pada jarak 5 meter
4.        Pemain menggelindingkan/menggiring Hula Hoop dengan tangan sampai ke temannya
5.        Kemudian bila sudah sampai ke temannya maka bergantian yang bertugas menggelindingkan/menggiring Hula Hoop finish
6.        Jika Hula Hoop jatuh maka diulangi lagi (tidak dari awal)
7.        Kelompok yang tercepat mencapai finish adalah pemenangnya

B.       Tujuan
1.        Melatih kerjasama antar teman dalam memberi semangat maupun dalam berkoordinasi dalam permainan tersebut.
2.        Melatih siswa mengatur keseimbangan.
3.        Melatih kecepatan siswa.
4.        Melatih tanggung jawab dan kehati-hatian.
5.        Membuat siswa senang dan puas karena dengan adanya permainan mereka tidak akan bosan dan jenuh pelajaran pendidikan jasmani.

C.       Alat
1.         Hula Hoop
2.         Pancang


Belajar dan Pembelajaran



A.     Belajar dan Pembelajaran

1.        Belajar
Pengertian belajar menurut kamus bahasa Indonesia adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.
Ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :
a)        Adanya kemampuan baru atau perubahan. Perubahan tingkah laku bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), maupun nilai dan sikap (afektif).
b)        Perubahan itu tidak berlangsung sesaat saja melainkan menetap atau dapat disimpan.
c)        Perubahan itu tidak terjadi begitu saja melainkan harus dengan usaha. Perubahan terjadi akibat interaksi dengan lingkungan. - belajar dan pembelajaran.
d)       Perubahan tidak semata-mata disebabkan oleh pertumbuhan fisik/ kedewasaan, tidak karena kelelahan, penyakit atau pengaruh obat-obatan.
Berikut beberapa faktor pendorong mengapa manusia memiliki keinginan untuk belajar:
a)        Adanya dorongan rasa ingin tahu.
b)        Adanya keinginan untuk menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai tuntutan zaman dan lingkungan sekitarnya.
c)        Mengutip dari istilah Abraham Maslow bahwa segala aktivitas manusia didasari atas
d)       Kebutuhan yang harus dipenuhi dari kebutuhan biologis sampai aktualisasi diri.
e)        Untuk melakukan penyempurnaan dari apa yang telah diketahuinya.
f)         Agar mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya.
g)        Untuk meningkatkan intelektualitas dan mengembangkan potensi diri.
h)        Untuk mencapai cita-cita yang diinginkan.
2. Pembelajaran
Istilah pembelajaran berhubungan erat dengan pengertian belajar dan mengajar. Belajar, mengajar dan pembelajaran terjadi bersama-sama. Belajar dapat terjadi tanpa guru atau tanpa kegiatan mengajar dan pembelajaran formal lain. Sedangkan mengajar meliputi segala hal yang guru lakukan di dalam kelas. Pengertian pembelajaran menurut kamus bahasa Indonesia yaitu proses, cara menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Menurut Duffy dan Roehler (1989). Pembelajaran adalah suatu usaha yang sengaja melibatkan dan menggunakan pengetahuan profesional yang dimiliki guru untuk mencapai tujuan kurikulum. Sedangkan, menurut Gagne dan Briggs (1979:3).  mengartikan instruction atau pembelajaran ini adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal. Undang-Undang No. 23 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Ciri-ciri pembelajaran sebagai berikut :
a)        Merupakan upaya sadar dan disengaja
b)        Pembelajaran harus membuat siswa belajar
c)        Tujuan harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum proses dilaksanakan
d)       Pelaksanaannya terkendali, baik isinya, waktu, proses maupun hasilnya

3.        Perbedaan Pembelajaran, Pengajaran, Pemelajar, dan Pembelajar
Pembelajaran adalah separangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperhitungkan kejadia-kejadian ekstrim yang berperan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung dialami siswa Pengajaran adalah proses, perbuatan, cara mengajar atau mengajarkan perihal mengajar, segala sesuatu mengenai mengajar, peringatan tentang pengalaman, peristiwa yang dialami atau dilihatnya belajar dan pembelajaran.Pengajaran adalah kegiatan yang dilakukan guru dalam menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Pengajaran  juga diartikan sebagi interaksi belajar dan mengajar. Pengajaran berlangsung sebagai suatu roses yang saling mempengaruhi antara guru dan siswa. Pemelajar adalah orang yang melakukan pengajaran. Pembelajar adalah orang yang melakukan pembelajaran.
B.      Pendidikam Jasmani dan Olahraga
1.        Pengertian Pendidikan Jasmani dan oOahraga
Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan jasmani, kesehatan dan kesegaran jasmani, kemampuan dan keterampilan, kecerdasan dan perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis dalam rangka pembentukan manusia Indonesia berkualitas berdasarkan Pancasila Pendidikan jasmani dapat diartikan juga sebagai suatu proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, jasmani, psikomotorik, kognitif, dan afektif setiap siswa.
Sedangkan pengertian Olahraga memiliki berbagai macam arti , di bawah ini merupakan berbagai macam pengertian dari olahraga tersebut :
a. Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan kegiatan jasmani yang intensif untuk memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi puncak dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pancasila.
b. Olahragaadalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup)
c.Olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal




My Videos